Tampilkan postingan dengan label Cina. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cina. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 Agustus 2009

Xinjiang Bergolak, Warga China Perang di Internet

Selasa, 7 Juli 2009 | 12:38 WIB
SHANGHAI, KOMPAS.com - Warga China menumpahkan kemarahan mereka secara online terhadap kerusuhan etnis di provinsi muslim Xinjiang yang setidaknya merenggut 156 nyawa. Mereka mesti main petak umpet untuk menghindari sensor pemerintah yang berusaha menghapus pesan yang di-posting dan blog-blog berisi kecaman. Kebanyakan dari komentar itu menuntut hukuman keras terhadap mereka yang terlibat. Seakan bersesuaian dengan tuduhan media massa pemerintah terhadap aktivis. seterusnya.....

China Menolak Xinjiang Dibahas di PBB

Jumat, 10 Juli 2009 | 21:41 WIB
BEIJING, KOMPAS.com — China telah menolak permintaan Turki untuk membicarakan masalah kerusuhan yang menelan ratusan korban jiwa di wilayah Xinjiang di Dewan Keamanan PBB. China beralasan, persoalan itu merupakan urusan dalam negeri China."Pemerintah China telah mengambil langkah-langkah menentukan menurut undang-undang," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Qin Gang, Kamis (10/7). "Ini benar-benar urusan dalam negeri China. Tidak ada alasan untuk mengusahakan pembicaraan Dewan Keamanan," lanjutnya. seterusnya....

Sudah 184 Tewas dalam Kerusuhan di Xinjiang

Sudah 184 Tewas dalam Kerusuhan di Xinjiang
Sabtu, 11 Juli 2009 | 04:48 WIB
BEIJING, KOMPAS.com — Jumlah kematian akibat kekerasan di Urumqi, ibu kota wilayah Xinjiang, China, meningkat menjadi 184. "Di antara mereka yang tewas, 137 adalah orang Han, yang mencakup 111 pria dan 26 wanita. Sebanyak 46 korban adalah warga Uighur, yang terdiri dari 45 pria dan satu wanita. Seorang pria Hui juga tewas," demikian laporan yang dikeluarkan oleh kantor berita resmi Xinhua dengan mengutip keterangan pemerintah daerah setempat. seterusnya

Polisi Sudah Tangkap Tiga Ratusan Orang

Senin, 3 Agustus 2009 | 02:41 WIB
BEIJING, KOMPAS.com - Polisi di wilayah Xinjiang, China barat laut, menangkap ratusan orang dalam kaitan dengan kekacauan yang menewaskan sedikitnya 197 orang, demikian dilaporkan media pemerintah, Minggu (2/8). Kantor berita Xinhua mengutip pengumuman kepolisian di Urumqi, ibu kota Xinjiang yang menjadi pusat kerusuhan pada 5 Juli, yang mengatakan, 319 orang telah ditangkap. Polisi sebelumnya telah mengkonfirmasi penahanan lebih dari 1.600 orang, menurut laporan-laporan sebelumnya seterusnya....

Kamis, 30 Juli 2009

Uigur - Etnis Yang Terlupakan

Awal bulan Juli 2009 terjadi bentrokan berdarah antara etnis Uigur yang muslim dan etnis Han-Cina di Ürümqi, ibukota Provinsi Xinjiang di Cina. Menurut laporan resmi pemerintah Cina 158 orang tewas dan lebih dari 1000 luka-luka. Kelompok Uigur sebaliknya memperkirakan jumlah korban mencapai 800 orang. Pemerintah Cina mengumumkan akan menindak keras dalang-dalang dari kerusuhan tersebut. Mereka bahkan bisa terancam hukuman mati.

Kaum Uigur sebenarnya termasuk etnis Turk, yaitu etnis di daerah antara Asia dan Eropa yang memiliki rumpun bahasa Turki. Jumlah suku Uigur kira-kira 10 juta orang.Mereka penganut aliran Islam moderat. Lebih dari 8 juta warga Uighur hidup di bagian timur wilayah Turkistan di barat laut Cina. Di Cina daerah ini dinamakan “Xinjiang” (provinsi perbatasan yang masuk belakangan). Tahun 1955 Cina memasukkan Xinjiang ke dalam wilayahnya. Pemerintah lalu menggagas program migrasi besar-besaran etnis Han-Cina ke sana. Sejak itu warga Uigur berjuang untuk melepaskan diri dari Cina. Sejak serangan teroris 11 September 2001, pemerintah di Beijing selalu berusaha mempengaruhi opini publik bahwa gelombang protes kaum Uigur adalah aksi teroris. seterusnya....


Selasa, 28 Juli 2009

Pesawat Tempur China Jian-10, Bukti Kemandirian Militer China

Jian-10

Pesawat Tempur J-10 Buatan China

Empat dekade yang lalu, pendapatan perkapita penduduk Indonesia setara Korea Selatan, Thailand bahkan China dan Malaysia. Meskipun sama-sama dalam kualitas ekonomi, namun Indonesia memiliki kelebihan dibanding negara-negara tersebut dalam hal sumberdaya alam. Namun, beriring pergantian dekade demi dekade, hingga saat ini Indonesia telah ketinggalan dalam bidang ekonomi. Kini negara-negara yang miskin kekayaan alam itu sudah jauh meninggalkan Indonesia baik ekonomi, pendidikan hingga militer. seterusnya.......