Semua pria itu, yang berusia dari 20 sampai 39 tahun dan meliputi enam warga negara AS serta seorang warga tak jelas, dihadapkan ke pengadilan federal di Raleigh, North Carolina, tempat mereka tinggal, segera setelah mereka ditangkap. seterusnya.....
Kamis, 30 Juli 2009
Enam Warga AS Jadi Tersangka Teroris
Semua pria itu, yang berusia dari 20 sampai 39 tahun dan meliputi enam warga negara AS serta seorang warga tak jelas, dihadapkan ke pengadilan federal di Raleigh, North Carolina, tempat mereka tinggal, segera setelah mereka ditangkap. seterusnya.....
Warga AS Anggota Al Qaeda Divonis Seumur Hidup
Salah seorang pengacara Abu Ali, Ashraf Nubani, mengatakan pada AFP bahwa kliennya akan mengajukan banding dengan harapan bahwa keadilan akan menang.Abu Ali (28) lahir dan dididik di AS. Ia dihukum pada akhir 2005 berdasar enam tuduhan, termasuk memberikan bantuan material pada jaringan Al Qaeda. seterusnya.....
Minggu, 19 Juli 2009
Begini Cara CIA Menyiksa Tersangka al-Qaidah
Jum'at, 17 April 2009 | 09:56 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintahan Barack Obama membuka memo yang mengungkapkan teknik penyiksaan biro intelijen Amerika Serikat, CIA, terhadap para tersangka al-Qaidah di sejumlah penjara rahasia di luar negeri. Penyiksaan ini mulai dari water boarding (membuat gelagapan dengan menyiramkan air pada tersangka yang diikat terlentang), memaksa tersangka tidak tidur selama 11 hari, meletakkan di sel gelap, menaruh di kotak kecil, sampai meletakkan serangga. Penyiksaan lain adalah menelanjangi, melempar tersangka ke dinding, memaksa tersangka terbangun dengan menyiram air es.
Obama Dikecam Tak Adili Penyiksa Tersangka al-Qaidah
Sabtu, 18 April 2009 | 11:57 WIB
TEMPO Interaktif, Washington: Pegiat hak asasi manusia di Amerika Serikat kecewa terhadap Presiden Amerika Serikat Barack Obama tidak akan mengadili agen CIA yang menyiksa tersangka al-Qaidah. Meski begitu, kelompok ini tetap menyambut baik keputusan Gedung Putih menerbitkan rincian teknik interogasi yang dinilai sama dengan penyiksaan.
Pegiat menilai tidak mengadili para agen itu merupakan kegagalan menegakkan hukum. Namun, kelompok yang lain mengatakan integorasi ala CIA membuat Amerika Serikat lebih aman. Mantan ketua CIA, Michael Hayden, yang menjalankan badan tersebut di bawah kepemimpinan George W. Bush mengatakan, langkah Gedung Putih ini akan mengganggu tugas-tugas intelejen, dan membuat badan asing enggan berbagi informasi dengan CIA. seterusnya