Tampilkan postingan dengan label Al Qaeda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Al Qaeda. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Juli 2009

Enam Warga AS Jadi Tersangka Teroris

Selasa, 28 Juli 2009 | 14:47 WIB WASHINGTON, KOMPAS.com — Tujuh orang termasuk enam warga negara Amerika Serikat ditangkap di negara bagian North Carolina, AS, dengan dakwaan merencanakan aksi terorisme. Para tersangka, yang meliputi seorang ayah dan dua putranya, ditangkap oleh polisi federal pekan lalu dan mulai disidangkan. Demikian antara lain isi pernyataan dari Departemen Kehakiman AS seperti dilansir AFP, Selasa (28/7).
Semua pria itu, yang berusia dari 20 sampai 39 tahun dan meliputi enam warga negara AS serta seorang warga tak jelas, dihadapkan ke pengadilan federal di Raleigh, North Carolina, tempat mereka tinggal, segera setelah mereka ditangkap. seterusnya.....

Warga AS Anggota Al Qaeda Divonis Seumur Hidup

Selasa, 28 Juli 2009 | 14:58 WIB WASHINGTON, KOMPAS.com-Warga AS, Ahmed Omar Abu Ali, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena ikut rencana Al Qaeda untuk membunuh presiden kala itu, George W Bush. Hukuman terhadap Abu Ali, dibacakan oleh Hakim Gerald Bruce di ruang pengadilan Virginia, Alexandria, Senin (27/7). Vonis itu menggantikan hukuman 30 tahun penjara sebelumnya yang dijatuhkan pada 2006.
Salah seorang pengacara Abu Ali, Ashraf Nubani, mengatakan pada AFP bahwa kliennya akan mengajukan banding dengan harapan bahwa keadilan akan menang.Abu Ali (28) lahir dan dididik di AS. Ia dihukum pada akhir 2005 berdasar enam tuduhan, termasuk memberikan bantuan material pada jaringan Al Qaeda. seterusnya.....

Minggu, 19 Juli 2009

Begini Cara CIA Menyiksa Tersangka al-Qaidah

Jum'at, 17 April 2009 | 09:56 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintahan Barack Obama membuka memo yang mengungkapkan teknik penyiksaan biro intelijen Amerika Serikat, CIA, terhadap para tersangka al-Qaidah di sejumlah penjara rahasia di luar negeri. Penyiksaan ini mulai dari water boarding (membuat gelagapan dengan menyiramkan air pada tersangka yang diikat terlentang), memaksa tersangka tidak tidur selama 11 hari, meletakkan di sel gelap, menaruh di kotak kecil, sampai meletakkan serangga. Penyiksaan lain adalah menelanjangi, melempar tersangka ke dinding, memaksa tersangka terbangun dengan menyiram air es.

Detil penyiksaan itu muncul dari empat memo yang diumumkan pemerintahan Obama pada Kamis (16/4). Empat memo itu dibuat oleh Kantor Penasehat Hukum di Departemen Kehakiman antara 2002-2005. Kantor ini adalah lembaga paling tinggi dalam menafsirkan hukum di departemen itu. seterusnya

Obama Dikecam Tak Adili Penyiksa Tersangka al-Qaidah

Sabtu, 18 April 2009 | 11:57 WIB

TEMPO Interaktif, Washington: Pegiat hak asasi manusia di Amerika Serikat kecewa terhadap Presiden Amerika Serikat Barack Obama tidak akan mengadili agen CIA yang menyiksa tersangka al-Qaidah. Meski begitu, kelompok ini tetap menyambut baik keputusan Gedung Putih menerbitkan rincian teknik interogasi yang dinilai sama dengan penyiksaan.

Pegiat menilai tidak mengadili para agen itu merupakan kegagalan menegakkan hukum. Namun, kelompok yang lain mengatakan integorasi ala CIA membuat Amerika Serikat lebih aman. Mantan ketua CIA, Michael Hayden, yang menjalankan badan tersebut di bawah kepemimpinan George W. Bush mengatakan, langkah Gedung Putih ini akan mengganggu tugas-tugas intelejen, dan membuat badan asing enggan berbagi informasi dengan CIA. seterusnya